Selasa, 24 Maret 2009

Ujian Sabuk Hitam (DAN) Kukkiwon



Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam (DAN) KUKKIWON kota Makassar dilaksanakan tanggal 22 Maret 2009, sehari sebelumnya juga diadakan pelatihan dan penyeragaman gerakan "Poomse".

Beberapa minggu sebelumnya juga telah diadakan latihan bersama untuk peserta ujian dalam rangka penyeragaman.

Penguji dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia adalah Master V. Yoyok Suryadi, dan Juara Dunia Klas Fly Putry 2003, Juana Wangsa Putri.

Persiapan sangat singkat, namun tetap pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam (DAN) berjalan dengan baik.

Read More..

Jumat, 20 Maret 2009

Sosialisasi F/OSS di Mamuju



Sejak kegiatan Pameran di CCC, saya sudah diminta untuk ikut melakukan sosialisi F/OSS yang dilakukan oleh POSS Unhas yang digawangi oleh Pak Tahir, Selain saya juga diajak, Adi Nugroho, Fadly Kasim, dan Luqman.

Rencana awal kami akan sosialisasi pada acara wisuda. Kami berangkat tanggal 14 Maret 2009.

Journey Begin
Selama perjalanan, kegiatan kami lebih mirip dengan wisata kuliner. Dimulai di pangkep singgah ngopi sambil makan dange, dan kue - kue, dan ancang - ancang makan gogos dibarru, tapi lewat. Akhirnya sampe di polewali untuk makan. Rencana selanjutnya ikan terbang (tuing-tuing) bakar di daerah somba, again .. lewat. Akhirnya tiba di tapalang (hampir masuk jalan berliku sebelum kota mamuju). Akhirnya tiba dimamuju tengah malam ... kelamaan dijalan hehehe.

Tiba di mamuju saya sedikit kaget ada "Pacarita" iconnya blogger makassar (AM) di penginapan.

Hehehe AM memang jago, sudah ada dimana - mana :D

Akhirnya istirahat, buat persiapan besok (minggu 15 Maret 2009). Tiba di tempat acara disambut sama panitia, dan disuruh makan, hehehehe. Sementara "katanya" wisudawan lagi foto bareng, dan diminta balik lagi jam 13:30. Tapi kenyataannya wisadawan yang pada pulang, tidak ada yang balik ke tempat acara. Sosialisasi batal siang itu. Dijadwalkan malam, pada acara ramah tamah.

Kita tiba malam, ternyata yang hadir bukan cuma wisudawannya tapi berikut orang - tuanya. Weks ... ini sosilasasi linux pasti tidak nyambung dengan kondisi. Akhirnya "dibatalkan" lagi, direncanakan besok saja.

Dipenginapan sudah disiapkan rencana jahat, kalau memang besok gagal lagi terpaksa minta beberapa siswa buat megang spanduk trus difoto buat dokumentasi.

Besoknya (senin 16 Maret 2009), setibanya di tempat, saya ngecek ruangan, ternyata masih sepi, akhirnya ngumpul sama yang lain di kantin. Ada yang makan nasi goreng, ada yang ngopi saya sendiri malas saja, jadi ndak ngapa - ngapain. Akhirnya kita dipanggil buat acara, katanya peserta sudah siap. Dan ternyata :







Rame kan, saya juga sempat kaget, sosialisasi yang direncanakan "singkat" akhirnya jadi lama karena pemateri jadi pada semangat.

Pulang Ke Makassar
Selesainya acara sosialisasi, maka perjalanan pulang pun dimulai, tapi sebelumnya balik dulu ke penginapan, Setelah beresin barang - barang kita siap pulang.

Incaran pertama adalah penjual Buah Merah, pak Adi sudah wanti - wanti pengen beli dan sudah tau harganya sekitar 25ribuan. Akhirnya tiba ke sebuah tempat yang menjual Buah Merah, ternyata beli buah merah tidak hanya sekali, ada sebuah tempat lagi yang menjual buah merah yang lebih "merah" dari yang dibeli sebelumnya sehingga membuat pak Adi kembali berminat untuk membeli (lagi).

Buah Merah selesai, incaran berikutnya adalah Ikan Terbang Bakar/Asap. Karena di awal perjalanan kita "miss" maka kali ini mata dipasng lebih awas. Gps di Nokia e61 Pak Tahir aktif dan selalu dipelototi. Akhirnya tempat penjualan Ikan Terbang Bakar/Asap ketemu.



Setelah dicoba ternyata ikan terbang (tuing-tuing) bakar betul - betul sedap. Ditambah dengan sambel yang sederhana namun pas membuatnya semakin nikmat. Saya sendiri sebenarnya tidak begitu suka dengan tuing - tuing (selama ini makan taunya yang cuma tuing - tuing kering) namun kali ini saya nyerah, tuing - tuing asap ... maknyus. Hanya sayang cuma enak dimakan ditempat saja, begitu sudah dibawa sudah tidak sesedap makan ditempat.

Setelah kenyang dengan tuing - tuing bakar, persinggahan selanjutnya adalah polewali, di tempat keluarganya pak tahir, yang ternyata sudah membakar ikan kakap yang sangat besar. Makan ikan kakap bakar pun tak terelakkan. Setelah dari tempatnya pak tahir, incaran berikutnya adalah "Kanang" tempat yang jual Durian.



Luqman dan Pak Adi sudah nyerah, "Saya sudah tidak bisa makan durian", tapi begitu saya dan fadly makan dengan lahap, akhirnya Luqman dan Pak Adi maju juga, hahaha.

Perjalanan dilanjutkan, tapi masih ada persinggahan lagi. Di Barru, tepatnya "Penjual Gogos"


Wisata Kuliner berakhir disini.
Read More..