Senin, 11 Oktober 2010

Mindahin Scoring System ke Windows 7

Scoring system sudah saya pindahkan ... ke komputernya pengurus TI Sulsel, tepatnya sekretaris, yang juga merangkap sekretaris pengcab Makassar dan kepala perwasitan.
Sebelumnya beliau sempat menanyakan laptop apa yang baik diantara axio dan compaq, saya sarankan saja pilih compaq.

Compaq tersebut (seperti biasa di indonesia) telah terisi dengan software - software yang cukup banyak, entah original ataupun versi pirate. Yang saya pikirkan adalah OSnya, karena sebelum berangkat ke Bogor (waktu itu mo ngambil software scoring), si pembuat software bilang "Komputernya di install xp sp2 ya, jangan vista", saya berfikiran kalau saja ada rutin - rutin program yang memanfaatkan API dari windows xp yang tidak berfungsi di Vista, namun komputer sang sekretaris berOS Windows pitu alias windows 7.

Ada dua alternatif, mencoba menjalankan program scoring tersebut di windows 7, atau menginstall ulangnya dengan windows xp, tapi tentu saja driver sata mesti di injectkan ke installernya.

Saya berfikir langkah pertama yang akan saya coba dulu, langkah kedua adalah plan B, alias nanti kepepet. Saya juga sudah malah mesti install - install program - program yang lain (soalnya yang ada sama saya cuma xp bajakan, software lain tidak ada hahaha).

Malam sebelumnya saya coba googling untuk cari tau program yang dibuat khusus di xp namun bisa dirunning well di windows 7. Saya harapnya program tersebut cukup compatible, namun saya sempat berfikir, sejauh mana sih program ini menggunakan API windows, lagian kalau tidak salah program ini dibuat dengan delphi.

Setelah berhadapan dengan windows 7 saya pun memindahkan programnya (tinggal copy aja, ini yang bikin program biar installer tidak dibuatkan apalagi yang lain - lain hehehe) akhirnya ngetest, programnya jalan ... tapi seperti biasa minta serial number, dan seperti biasa diakalin hahaha, daripada setiap kali install windows minta serial number.

Serial number sudah dilalui, programnya sudah berjalan, selanjutnya adalah menyambungkannya dengan microcontrollernya. Untuk itu butuh driver usb to rs232, dan versi windows 7 juga sudah tersedia, walaupun mesti download dari internet dulu. Sempat shock karena rs232nya tidak terdetek tapi setelah di restart sudah bisa ... hahaha saya lupa kalau windows punya perangai seperti itu.

Microcontrollernya sudah, scoring sudah beres tapi kok tidak ada suaranya ... heh ... padahal waktu masuk windows computernya cukup berisik ... mati mi ja.

Saya mengira pathnya yang tidak betul, saya coba masukkan ke default path windows/system32 tapi tetap tidak bisa ... what's matter. Saya coba buka file soundnya di audio player dan terbuka (walaupun agak kecil, tapi waktu itu saya tidak perhatikan), sampe akhirnya saya mencoba menggunakan sound yang lain, dan bersuara. bweh, masalahnya cuma di file soundnya yang kekecilan. Sialnya ada beberapa file yang seperti itu, waktu mencoba mengganti tadi dapatnya juga yang kecil, hahaha. Akhirnya dengan bantuan audacity soundnya bisa diperbesar, dan bellnya pun berfungsi ...

Aman, scoring system tersebut sudah pindah tempat, komputerku jadi cadangan saja.
Trus masalahnya di vista, akh ... sepertinya sipembuat software sudah malas menganalisa kenapa di vista tidak berfungsi, karena kemungkinan cuma seperti diatas, driver rs232nya tidak tersedia di vista (yang ada di cd, padahal kalau mo nyari di internet pasti dapat) yang kedua soal sound tadi.

Pacce tongngi programmerka ... hahaha
Read More..