Jumat, 25 Juli 2008

Kartu Pos dari Google



Saya sempat kaget dapat Postcard dari google, jangan - jangan $ 100, padahal sebelumnya sempat liat di account masih sekitar $ 10, ternyata saat ini google mengirim ke penayang adsense Indonesia jika nilai adsensenya sudah Rp. 100.000.

Postcard itu isinya pin yang dimasukkan guna pengiriman cek, tapi masih ada kendala, saya belum punya nomor pajak :D. Rencana mau urus tapi belum sempat - sempat juga :D.

Rabu, 23 Juli 2008

Gagal Total di PON XVII

Memulai latihan sejak Desember 2007, hingga hari H tapi tidak bisa memberikan hasil yang maksimal, bahkan kalah dari lawan yang pada Pra Kualifikasi PON kukalahkan pada perempat final.

Pra Kualifikasi boleh dikata merupakan hasil terbaik selama saya menjadi atlet, bisa menembus partai Final walau harus puas dengan medali Perak, tapi rupanya itu tidak cukup menjadi modal untuk mempersembahkan medali bagi kontingen PON Sulawesi Selatan pada PON XVII Kaltim.

Secara teori terjadi peningkatan signifikan dari hasil latihan, mulai dari segi fisik sampai teknik dan speed. Sebagai contoh pada test awal Vo2Max saya cuma sampai level 3, namun setelah test kedua naik menjadi level 7. Speed, ada suatu waktu saya bisa menendang sampai 54 tendangan dalam 15 detik.

Secara teori... siap, tapi kenyataanya dilapangan, Gagal.

Kemungkinan penyebab kekalahan :
Tidak pernah ada uji tanding
Harus diakui tidak adanya try out merupakan salah satu penyebab utama kegagalan, jika saja olahraga ini adalah olahraga terukur seperti renang, atletik dll maka latihan tanpa try out mungkin masih bisa memberikan hasil, namun ini adalah Taekwondo, dimana kita berhadapan dengan lawan, bukan hanya faktor teknik, speed, power tapi ada juga faktor X.

Tidak ada sparring partner
Kendala utama untuk uji tanding tidak bisa dipungkiri berhubungan dengan financial, praktis dibutuhkan dana yang cukup besar jika ingin try out. Untuk menyikapi hal tersebut maka sparring partner adalah solusi yang lebih bisa dijangkau, pada persiapan Pra PON, saya masih mempunyai sparring partnet dari kelas-kelas dibawahku seperti Reky yang turun di kelas feather, dan Ilham yang turun di kelas Light. Speed mereka cukup baik dan powernya juga tidak jauh beda dengan saya sehingga setiap kali latih tanding seolah - olah kami bertanding betulan. Namun pada persiapan pon ini mereka tidak lolos praktis, mereka pun tidak pernah lagi muncul di tempat latihan. Saya cuma punya teman latihan sesama atlet yang lolos Kualifikasi yaitu Cici Darmayanti, kelas fin putri, sudah kelasnya jauh dibawah, putri lagi. Latihan sparring tidak pernah maksimal karena begitu keras dikit Cici pasti tumbang, baru pada saat menjelang keberangkatan ada sparring partner namun sepertinya terlambat.

Faktor X
Ada keanehan pada sistem scoring yang digunakan pada PON XVII kali ini, Nilai bisa saja melompat seperti yang saya alami pada saat posisi poin 3-2 kemudian dengan sebuah tendangan kearah badan nilai berubah menjadi 6-2, sejak kapan sasaran badan bernilai 3. Juga tidak bisa terjadi pemberian nilai bersamaan, seperti pada saat lawan menendang dan saya melakukan counter harusnya keluar nilai masing - masing satu tapi begitu liat score hanya lawan yang dapat nilai. Sistem scoring ini berbeda dengan waktu Pra PON dan harus saya akui kalau sistem yang digunakan pada waktu Pra PON lebih baik, hanya karena Sang Technical Deligate juga siempunya alat sehingga terkesan "memaksakan" menggunakan peralatannya. bahkan para wasit juga sebenarnya tidak setuju dengan alat tersebut. Sialnya lagi alat tersebut pada hari pertama pertandingan sudah ada arena yang tidak bisa digunakan karena alatnya bermasalah. Namun sekali lagi karena siempunya alat ngotot, maka alat tersebut yang dipaksakan.

Apa mau dikata semua sudah berakhir, PON tinggal menjadi kenangan pahit yang sepertinya tidak akan bisa lagi ku ulangi karena usia. Kemungkinan bisa ikut PON lagi tapi sebagai pelatih.

Jumat, 23 Mei 2008

Adsense halaman indonesia WPA lagi

Baru beberapa saat menikmati google adsense dalam halaman indonesia, kini kembali lagi WPA. Belum juga dapat cek, hahahahaha ...

Apakah ada yang salah pada kode adsense yang saya pasang di website atau blog sehingga kembali lagi ke WPA (world publid Advertise alias iklan layanan masyarakat). Padahal baru - baru ini sempat halaman - halaman dengan tulisan berbahasa indonesia menampilkan adsense yang juga berbahasa indonesia.

Tapi apa yang berbeda dengan situs Ilmu Komputer sehingga mereka yang juga menggunakan bahasa indonesia sebagai tampilan bisa menampilkan iklan dari google, bahkan jauh sebelum google "mendukung" halaman dalam bahasa indonesia.

Gimana dong??? nunggu lagi???

Senin, 21 April 2008

Install XP di SATA

Kasus :
Hardisk SATA, yang selama inisialisasi awal windows tidak mengenal dan menganggap hardisk tidak ada (padahal ada, wong sudah diinstall linux, gimana sih windows!). Driver bisa dimasukkan via floppy tapi sayangnya laptop yang saya pake tidak ada floppynya (hari gini windows masih minta pake floppy, kenapa tidak pake media lain seperti usb, emang di amerika masih ada yang jualan floppy), kalau mesti pasang floppy eksternal juga mubasir. Tetapi karena sesuatu dan lain hal "harus" install windows (waktu itu mo coba upgrade bios), Akhirnya browsing - browsing dapat cara untuk itu :D, Buat teman - teman yang punya masalah sama mungkin bisa memberikan sebuah referensi :P

Ada dua cara yang saya bisa saya lakukan, pertama cara susah dan sedikit bergaya hacker :P, dan yang kedua cara yang lebih susah lagi.

Cara Susahnya
Bisa melakukan injeksi driver sata ke installer windows, jadi nanti akan terdapat sebuah installer windows xp yang sudah berisikan driver sata dari hardisk yang digunakan, Kita membutuhkan software - software berikut:
Nlite
.Net Framework
Untuk informasi selengkapnya bisa baca disini (saya juga nemunya disitu kok) :
http://paparadit.blogspot.com/2007/06/installing-sata-hard-drive-with-windows.html

Kelemahan cara ini jika setiap kali menginstall untuk Hardisk SATA berbeda maka setiap kali itu juga kita menginject driver dan membuat cd installer baru.

Cara yang lebih susahnya
Disable SATA di bios, Hah! itu susah?, hahahaha, saya juga baru tau setelah susah payah menginjeksi driver sata ke installer xp. Info ini saya dapat dari teman cuma lupa website/blognya (bukan via blog tapi ngobrol langsung).
Masuk ke bios, cari dukungan SATA atau yang menyinggung soal legacy os, alias OS lawas. Setelah itu jangankan windows xp windows 98 juga bisa diinstall karena hardisknya dianggap ATA bukan lagi SATA. Hanya saja (ini saya rasa) setelah windowsnya terinstall dan bios dibalikin ke sata enable lagi trus windows layar biru, :(. Hiks

Selasa, 08 April 2008

Opera is my fave browser

Opera telah saya gunakan sejak beberapa tahun lalu, keunggulannya (yang waktu itu) adalah default tabnya sehingga mudah melakukan navigasi window dari setiap browser yang dibuka.

Namun belakangan setelah menggunakan gnome, saya menemukan beberapa "ketidaknyamanan" menggunakan opera, yaitu selalu muncul buddy error saat mengakses situs - situs tertentu.

Tapi ada yang membuat saya "terpaksa" menggunakan kembali opera, salah satu kelebihannya adalah file yang didownload bisa diresume alias dilanjutkan lagi. Hal ini terasa sekali pada saat mengakses situs yang cukup sibuk atau koneksi yang rada lelet sehingga sering mendapatkan discon alias disconnect:D.

Seperti yang terjadi baru saja, saya mendownload driver - driver dari sebuah laptop yang file - filenya lumayan gede, saat menggunakan firefox begitu error saya tidak bisa melakukan apa - apa lagi, otomatis harus ulang dari awal, disinilah yang membuat saya memaksa menggunakan opera lagi, karena file yang tadi download kemudian putus bisa dilanjutkan lagi hanya dengan menekan tombol resume di window transfer.

Sepertinya saya akan mencoba memaksakan penggunaan opera lagi, dan mecari tahu kenapa selalu muncul bug buddy error.

Hidup Opera!!!

Senin, 31 Maret 2008

Slackware Basic Mini Howto

Tulisan ini diharapkan bisa memberikan pencerahan pada mereka yang sudah cukup "berani" mencoba slackware.

Instalasi :
Hal pertama yang ditakuti dari slackware adalah instalasinya. Mungkin ada yang bilang seperti ini : “Hari gini instalasi linux masih teks mode”, mungkin itu ada benarnya karena hampir semua instalasi linux sudah menggunakan instalasi mode grafis. Tapi tidak berarti mode teks tidak memiliki suatu kelebihan, sekarang dari semua distro terbaru, distro apa yang bisa di install di komputer dengan spek Pentium 2, dengan RAM 128?, jawabnya adalah distro yang punya instalasi mode teks salah satunya adalah slackware.
Sewaktu pemilihan kernel untuk booting gunakan hugesmp.s jika menggunakan prosesor dual core keatas, dan gunakan huge.s jika menggunakan processor single core. Kalau memang bingung pada saat itu tekan enter saja.
Jika tidak ada kendala maka system akan langsung booting, dan akan dihadapkan pemilihan keyboard, isikan saja angka satu (1), selanjutnya enter dan akan menuju pada halaman selamat datang dan login, tekan saja enter kalau mau sedikit susah ketik root tapi hasilnya sama saja.

Partisi
Hampir semua pengguna linux baru seperti kesulitan soal partisi. Linux minimal menggunakan 2 partisi yaitu partisi swap dan partisi root (/). Slackware tidak seperti system yang lain yang mempunyai software untuk resize partisi untuk itu sebaiknya siapkan partisi yang memang akan digunakan untuk slackware dan untuk tahap ini saya berharap semua data penting dibackup.
Mempartisi ada dua program yang bisa digunakan yaitu : fdisk dan cfdisk, saya sarankan yang terakhir karena sudah berbentuk menu, sedang cara pertama masih berupa teks option / command namun terkadang ada beberapa kondisi yang tidak bisa dilakukan oleh cfdisk maka fdisk adalah pilihan terakhir.
Pada proses partisi kita hanya melakukan pembagian space harddisk, kemudian pilihan jenis partisi (swap atau linux, dll). Lakukan proses ini dengan ekstra hati-hati.

Memulai Instalasi
Jika proses partisi sudah selesai, bagian selanjutnya tidak kalah mengerikannya (j/k). Ketikan “setup” untuk memulai. Selanjutnya adalah tinggal memilih menu instalsi, sebaiknya mulai dari yang kedua dari atas kecuali memang ingin membaca help pada baris paling atas, selanjutnya ikuti saja petunjuk instalasinya tapi pada kasus ini instalasi tidak ada opsi pilihan bahasa sehingga kalau masih bingung dengan bahasa inggris mending siapkan kamus.
Yang paling penting pada bagian ini adalah proses penentuan target, karena disini kita menentukan ditempatkan dimana (dimount) partisi yang kita buat, mutlak kita butuh sebuah partisi dengan mount point root (/) selanjutnya terserah, saya sendiri membuat partisi yang terpisah untuk /home.

Pasca instalasi
Ada beberapa yang perlu di konfigurasi setelah instalasi antara lain : bootloader, network, mouse,dll seusaikan saja dengan sistem yang digunakan. Setelah semua itu reboot komputer.

First Contact
Jangan berharap akan melihat proses boot yang cantik seperti disistem lain jika instalasinya baru selesai, yang akan dilihat adalah sekumpulan informasi teks yang menghiasi layar. Sampai akhirnya berhenti pada tulisan seperti ini :

login :

Yah, cuma segitu, tidak ada tampilan login mode GUI yang indah, sehingga banyak orang salah persepsi bahwa slackware hanya teks saja hehehehe.
Silahkan mengeset grafisnya supaya sesuai dengan sistem anda, gunakan salah satu dari perintah berikut :
xorgconfig, xorgsetup, xorgcfg. Semua perintah tersebut digunakan untuk mengkonfigurasi tampilan grafis. Yang paling awal yang paling primitif dengan mode teks, selanjutnya sudah menggunakan menu dan yang terakhir menggunakan mode grafis, tapi ada pameo dilinux, semakin jelek cara mengkonfigurasi semakin besar kemungkinannya untuk berhasil demikian juga sebaliknya tapi tidak mutlak menggunakan konfigurasi mode primitif, siapa tau anda termasuk orang yang beruntung yang sukses dengan mode yang indah.
Setelah konfigurasi grafis selesai, dan ingin menggunakan mode grafis setiap kali login edit file /etc/inittab :
vim /etc/inittab
kemudian di baris ini :
# Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
id:3:initdefault:

ganti menjadi :
# Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
id:4:initdefault:

untuk mengedit di vi tekan “i” atau “insert”, kemudian tekan “:wq” untuk simpan dan keluar dari vim
Setiap kali boot akan masuk ke mode login grafis, namun ada sedikit ganjalan bagi yang biasa main di console, yaitu hanya tersedia satu console pada mode ini yaitu di tty6 atau ketika menekan kombinasi tombol ctrl+alt+F6, ini disebabkan karena pada file /etc/inittab terdapat baris berikut :
# These are the standard console login getties in multiuser mode:
c1:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty1 linux
c2:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty2 linux
c3:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty3 linux
c4:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty4 linux
c5:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty5 linux
c6:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty6 linux

Untuk mengaktifkan console pada tty1 tambahkan saja “4” pada baris pertama, berikut ini adalah konfigurasi yang saya gunakan :
# These are the standard console login getties in multiuser mode:
c1:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty1 linux
c2:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty2 linux
#c3:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty3 linux
#c4:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty4 linux
#c5:1235:respawn:/sbin/agetty 38400 tty5 linux
#c6:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty6 linux

Saya hanya menggunakan 2 console yaitu tty1 dan tty2, toh saya lebih sering main di GUI :D
File konfigurasi untuk X (GUI) ada di : /etc/X11/xorg.conf, jika komputer yang digunakan mendukung untuk 3D Desktop, maka file ini akan sering diutak – atik manual.

Saya juga ada tulisan mengenai hal ini disini

Sound
Saat ini konfigurasi untuk sound sudah lebih manusia dibanding dengan beberapa versi terdahulu, yang harus di “modprobe” modulnya. Gunakan perintah : alsaconf, selanjutnya akan dilakukan pendeteksian soundcard yang ada. Jika beruntung maka slackware kita akan sudah mulai ribut :D

Network Card
Saat ini hampir semua device sudah ditangani oleh udev, yang mana sudah memungkinkan untuk mencari modul yang cocok dengan device yang kita punya, tapi ada kalanya harus mengutak – atiknya langsung. Seperti yang terjadi pada saya, ethernet card tidak diload setiap kali booting, jadinya harus manual “modprobe”, ternyata modul network saya termasuk yang di “blacklist” di /etc/modprobe.d/blacklist, dan modul yang disarankan tidak bisa digunakan, akhirnya menghapus modul network card dari daftar black list. :D
Setting ip address, netmask dan gateway ada di file : /etc/rc.d/rc.inet1.conf
Jika ingin mengakses internet, jangan lupa untuk mengedit file /etc/resolv.conf dan isikan dengan alamat ip Dns Server dengan format seperti ini :
nameserver 111.112.113.114
contoh :
nameserver 111.112.113.114
nameserver 115.116.117.118


Tentu saja Anda harus menyesuaikan dengan ISP yang digunakan atau membuat DNS Server sendiri

Init Script
Berbeda dengan beberapa sistem linux yang menggunakan System V, slackware menggunakan BSD Style, init script terdapat di : /etc/rc.d/, services yang akan diaktifkan pada saat boot cukup diberi flag executable pada script startupnya, misalnya : rc.httpd, rc.mysqld. :
# chmod +x rc.httpd
atau
# chmod +x rc.mysqld
maka setiap kali boot service tersebut akan dijalankan, kecuali tidak terdaftar pada /etc/rc.d/rc.M. :D, rc.M merupakan sebuah script yang mengaktifkan semua script yang ada di /etc/rc.d/ tentu saja yang bisa di eksekusi atau ada flag x lawan dari rc.M adalah rc.K. rc.S adalah sebuah script yang digunakan pada saat memulai init 1. rc.6 adalah script yang digunakan untuk melakukan reboot atau shutdown, rc.4 adalah sebuah script yang memanggil login manager GUI, tentusaja X server harus terkonfigurasi dengan betul. Terdapat juga sebuah script rc.modules, yang digunakan untuk meload module – module dari perangkat keras dari komputer, walau hal ini sudah diambil alih oleh udev, dan sebuah rc.local yang biasanya digunakan untuk menaruh script – script startup yang tidak dihandle oleh rc.M. Selainnya adalah script startup dari masing – masing service.

Paket / Instalasi software
Paket binary (software yang sudah dikompilasi dan siap install) dari slackware berakhiran .tgz ( tapi jangan tertipu dengan format .tar.gz yang disingkat menjadi .tgz hehehehe). Gunakan perintah installpkg, upgradepkg, dan removepkg untuk menginstall, mengupgrade, dan menghapus paket/software. Slackware termasuk malas dalam hal dependensi, artinya semua paket bisa diinstall tanpa protes jika ada dependensi yang kurang, tapi pada saat suatu program / software / aplikasi akan digunakan barulah muncul masalah, jika mencoba menggunakannya melalui menu GUI, hanya akan muncul “busy cursor” selanjutnya tidak terjadi apa – apa, untuk mengetahui masalahnya jalankan program tersebut dari terminal / teksmode / console.
Ada beberapa website yang banyak menyediakan paket slackware antara lain :
http://packages.slackware.it
http://www.linuxpackages.net
http://www.slacky.eu
Carilah software yang dibutuhkan disana, jika software yang dibutuhkan tidak tersedia pada situs - situs diatas sehingga harus mencari pada search engine dan ada hanya saja berupa .rpm bisa dikonversi menjadi .tgz menggunakan perintah rpm2tgz, untuk file .deb bisa menggunakan software alien. Yang terakhir install dari source :D atau membuat paket slackware sendiri

Minggu, 30 Maret 2008

Hore, Adsense Support Tulisan Indonesia

Setelah sekian lama menuggu dan sedikit maksa pasang adsense akhirnya keinginan untuk menggunakan adsense dengan tulisan berbahasa indonesia terwujud :D, penantian itu berbuah juga, masih teringat sebuah postingan blog dari Mas Priyadi soal adsense bahwa suatu saat qoogle akan mendukung tulisan berbahasa indonesia.

Sebelumnya tulisan dengan bahasa Indonesia hanya akan menampilkan pesan layanan masyarakat, beberapa hari setelah adsense tersebut dipasang. Tapi seperti dugaan Priyadi bahwa pasar Indonesia tidak akan diabaikan oleh google, buktinya beberapa hari ini sudah bukan pesan layanan masyarakat lagi yang ditampilkan, bahkan iklan - iklan yang muncul berasal dari pemasang iklan dari indonesia itu sendiri.

Hal ini cukup menggembirakan mengingat dulu sewaktu belum mendukung bahasa indonesia beberapa orang menyarankan untuk menggunakan trik - trik tertentu atau menulis menggunakan bahasa inggris, hanya saja tidak semua orang mampu dan menulis dengan trik tertentu juga mneghilangkan ciri dari penulis itu sendiri.

Namun saat ini tulisan berbahasa indonesia sudah didukung, pemasang iklan juga sudah semakin banyak memasang iklan di google, dengan demikian diharapkan klik dari IP indonesia juga sudah tidak lagi masuk sebagai kategori "fraud click" atau klik penipuan, klik sendiri :D. Mudah - mudahan juga ada transaksi dari iklan - iklan yang ditampilkan para penayang antar indonesia maksudnya pembeli dari indonesia dan penayangnya juga indonesia

Kini saatnya membuat tulisan - tulisan / blog yang menarik sehingga, blog yang dibuat menarik dan bermanfaat bagi pengunjung, tidak perlu lagi melakukan trik khusus dalam penulisan, tulis saja apa adanya seperti ciri penulis itu sendiri, buat tulisan yang bermanfaat, berguna bagi orang lain sehingga pengunjung akan selalu tertarik untuk mengunjungi kembali dikemudian hari.

Selamat ber"AdSense" ria
Tetaplah menulis, tetaplah ngeblog