Tampilkan postingan dengan label Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Server. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2015

nginX

Dengar nama nginx sebenarnya sudah lama sekali cuma belum tertarik untuk nyoba. Entah kenapa hari ini (mungkin lagi bosan nunggu kelamaan) akhirnya saya putuskan untuk mencoba nginx.

Rabu, 11 Mei 2011

Squid (logrotate) di slackware

Saya belum ngerti kenapa slackware tidak memasukkan squid di paket networknya, padahal untuk urusan network yang lain slackware cukup komplit mulai dari dhcp, web, mail, dns, semua ikut, tapi squid (web cache) tidak.

Tapi bukan itu yang jadi topik utama tulisan ini, yang jadi masalah adalah log squid yang (tentu saja) makin lama makin besar dan ketika melebihi 2G maka squid pun tewas, pesan errornya log yang sudah sangat besar.

Bagi slackers, menginstall squid bisa menggunakan script dari slack build, atau kalau mau ada kerjaan sedikit, bisalah compile dari source dan tentu saja harus mengincludekan setiap opsi - opsi yang akan digunakan pada saat compile yang tidak masuk daftar "default". Misalnya jika tidak mengikutkan opsi transparent, maka squidnya tidak bisa dipake buat dijadikan transparent proxy, dll. Dengan script slack build biasanya sudah include semua yang umum digunakan termasuk transparent.

Nah seperti yang saya sudah singgung sebelumnya, log squid bisa jadi problem. Lokasi log squid bisa berbeda tergantung apa yang dideskripsikan di squid.conf, namun umumnya ada di /var/lib/squid/logs atau /var/log/squid/.

Dulu saya cuma menghapus saja log yang besarnya lebih dari 2G, tapi kalau yang akses rame, misalnya diwarnet, log ini cuma butuh beberapa hari sudah macet lagi, lama-lama membosankan, akhirnya melihat ada log yang dirotasi secara berkala, misalnya message, message.1 dll. Akhirnya kepikiran buat itu.

Masuk ke /etc/logrotate.d/ disana terdapat beberapa file yang sudah ada, salah satunya httpd. Kita gunakan file tersebut untuk membuat logrotate untuk squid.
Copy file httpd ke squid

cp httpd squid

Edit file squid seperlunya, saya punya konfigurasi seperti ini :

/var/log/squid/*.log {
rotate 10
notifempty
size=250M
# compress
# delaycompress
# sharedscripts
postrotate
/usr/sbin/squid -k rotate
endscript
}


Restart, (bisa juga dengan mengaktifkan logrotate dengan konfigurasi yang baru tanpa merestart, namun bagi sebagian orang lebih aman diminta untuk restart)

Sempat juga kejadian di salah satu Universitas yang menggunakan squid, karena masalah log yang besar tiba - tiba akses web tidak bisa dilakukan, solusinya : si Admin merestart server.

Senin, 13 Oktober 2008

Slackwarisasi Server – Server UNM

Pertama kali berurusan dengan server UNM, sewaktu diminta bantuin ngecek webserver yang ngabisin bandwidth. Waktu itu sekilas cuma liat kalau servernya RHEL, yang kemungkinan besar produk glodok atau gledek :D. Untuk kasus itu saya tidak ngutak – atik servernya, cuma nyarankan untuk install ulang saja.

Kontak kedua ketika diminta bantuin install mail server. Saya hanya menambahkan qmail dan kawan – kawan (vpopmail, qmailadmin, webmail).

Server – server UNM sendiri semuanya menggunakan Linux, ada RHEL, Fedora tergantung yang waktu itu nginstall suka pake apa.

Setelah sering bolak – balik (kayak setrikaan) ke UNM akhirnya suatu hari diminta menginstall server untuk keperluan instalasi moodle, yang selama ini menggunakan windows. Saya menginstall slackware distro andalan hehehehe.

Hingga suatu ketika mesin gateway kacau dan sepertinya install ulang jalan yang paling cepat :D. Seperti biasa slackware terinstall. Saya juga menambahkan squid untuk proxy server dan diset transparent (daripada repot suruh orang satu – satu buat ngeset proxy mending ditransparent :D ).

Sudah ada 2 mesin slackware di UNM, kemarin (Jumat, 10 Oktober 2008) saya diminta untuk menginstall server buat keperluan Sistem Informasi Akademik untuk Pasca Sarjana UNM. Bisa ditebak server tersebut terinstall distro apa?.

Saya juga sedang mengincar sebuah server untuk dimurtadkan ke slackware soalnya semua sudah benar kecuali satu, tidak bisa diakses. Dari pada pusing mending hajar slackware saja :D.

Jumat, 08 Agustus 2008

Tidak bisa attachment di squirrel 1.4.11

Setiap kali menginstall server yang tidak ada secara default di distro, biasanya saya mendownload paket - paket yang paling baru dari situs yang bersangkutan. Khusus buat webmail saya masih merasa senang dan mudah menggunakan squirrel

Waktu itu squirrel masih versi 1.4.11, tapi sejak instalasi sudah ada masalah dari courier imap yang merupakan cara mengkoneksikan antara squirrel mail dengan qmail, namun hal ini sudah teratasi

Namun ternyata ada masalah lain yang baru - baru ini diketahui. Webmail tersebut tidak bisa mengirim attachment. Saya mencoba dan memang tidak bisa. Attachment hilang entah dimana :(.

Karena selama ini saya membuat webmail tidak pernah bermasalah dengan attachment kecurigaan ada pada konfigurasi servernya, cari - cari akhirnya capek tidak ketemu - ketemu juga. Baca log - log sampe mata burem tidak keliatan juga.

Akhirnya coba tanya gugel, ada sebuah entry di hasil pencarian yang mengatakan squirrel 1.4.11 tidak bisa mengirim attach dan terpaksa downgrade ke versi sebelumnya, a ha ... sepertinya masalahnya ada di webmailnya, saya mendownload versi yang paling baru, saat itu 1.4.15, menginstall dan menyesuaikan dengan setting yang lama, dan attachmentpun bisa dikirim.

Senin, 10 Desember 2007

Qmail SMTP Auth

Dari beberapa mail server yang saya install, semuanya meng"open relay" tapi dari lokal. Sialnya loka l juga potensial melakukan aktivitas yang mengganggu seputar SMTP. Banyak virus yang bisa melakukan posting otomatis menggunakan smtp kita :((

Cara yang agak ribet jika masih menggunakan qmail 1.03 dan sudah lumayan simple di qmail 1.05.

Berikut yang saya lakukan di server kantor yang masih qmail 1.3 dan server warnet yang sudah 1.5 kedua - duanya menggunakan vpopmail

Untuk patch netqmail 1.05 bisa diambil di sini :
http://inoa.net/qmail-tls/netqmail-1.05-tls-20070408.patch , sedangkan untuk qmail-1.03 ada disini :
http://members.elysium.pl/brush/qmail-smtpd-auth/dist/qmail-smtpd-auth-0.31.tar.gz

tinggal klik kanan trus "save as" saja.

Patch qmail-1.03
ekstrak file qmail-smtpd-auth-0.31.tar.gz
copy auth.patch,base64.c,base64.h,README.auth ke source qmail

cp qmail-smtpd-auth-0.31/{auth.patch,base64.c,base64.h,README.auth} qmail-1.03

Dengan asumsi direktori patch dan source qmail-1.03 berada pada direktori yang sama
masuk ke qmail-1.03

cd qmail-10.3
patch -p0 < auth.patch
make setup check

Maka qmail sudah dibuat ulang (jangan lupa matikan dulu qmail jika qmail sedang running sebelum mengetikkan perintah make setup check).
Karena pada server, saya menggunakan vpopmail maka file vchkpw harus diganti kepemilikannya ke root dan di jadikan suid root.

chown root.root /home/vpopmail/bin/vchkpw
chmod 4755 /home/vpopmail/bin/vchkpw

Selanjutnya adalah Modifikasi file run pada supervise qmail-smtpd (jika menggunakan inetd silahkan cari manualnya digoogle).

exec /usr/local/bin/softlimit -m 4000000 \
tcpserver -H -R -v -x /etc/tcp.smtp.cdb -c "$MAXSMTPD" -u "$VPOPMAILUID" -g "$VPOPMAILGID" \
0 25 qmail-smtpd FQDN /home/vpopmail/bin/vchkpw /bin/true 2>&1

Perhatikan yang di cetak tebal,ganti FQDN dengan nama qmail server anda.
Restart qmail :

qmailctl restart


Untuk netqmail-1.05
Pada bagian atas file netqmail-1.05-tls-smtpauth-20070417.patch merupakan petunjuk untuk instalasinya, saya anggap source qmail-1.05 dan file patch berada pada direktori yang sama, Setelah mengekstrak netqmail-1.05 dan lain - lain (atau netqmail-1.05 sudah pernah di install sebelumnya) maka tinggal masuk ke direktory netqmail-1.05/netqmail-1.05

cd netqmail-1.05/netqmail-1.05
patch -p0 < ../../netqmail-1.05-tls-smtpauth-20070417.patch
cd ../netqmail-1.05
make
make setup check
make cert
make tmprsadh


Khusus pada bagian "make cert" isikan saja dengan data yang sesuai atau kosongkan saja.
Bagian selanjutnya adalah mengganti kepemilikan vchkpw ke root dan melakukan suid root

chown root.root /home/vpopmail/bin/vchkpw
chmod 4755 /home/vpopmail/bin/vchkpw

Edit file run di supervise/qmail-smtpd/ menjadi seperti ini :
exec /usr/local/bin/softlimit -m 8000000 \
/usr/local/bin/tcpserver -v -R -l "$LOCAL" -x /etc/tcp.smtp.cdb -c "$MAXSMTPD" \
-u "$QMAILDUID" -g "$NOFILESGID" 0 smtp /var/qmail/bin/qmail-smtpd /home/vpopmail/bin/vchkpw /bin/true 2>&1

Perhatikan yang dicetak tebal dan jangan menambahkan FQDN setelah qmail-smtpd atau dapat error ini :
454 oops, unable to write pipe and I can't auth (#4.3.0)".

Set mail client untuk menggunakan autentifikasi jika mendukung gunakan periksa dengan tombol "check what server support" atau sejenisnya. Saya sendiri menggunakan auth Login dengan username yang full seperti ini nama@domain.com dan password yang digunakan untuk mengambil email.

Selamat Mencoba