Compaq seri V3000 memang menyebalkan jika berurusan dengan sound. Beberapa seri yang saya pernah dapati membutuhkan trik yang berbeda dari tiap seri, yang saya punya sendiri V3201TU, juga demikian, namun karena ada cd driver (copyan) yang diberikan saat pertama beli barang ini jadinya semua ok saja, walaupun butuh beberapa lama juga baru bisa menginstall driver soundnya.
Sejak CD itu hilang entah kemana, saya awalnya tidaklah terlalu risau, pasalnya saya menggunakan Slackware Linux, sebagai OS Default, sayangnya ada sebuah aplikasi yang dibuat diwindows harus dijalankan di komputerku. Aplikasi ini sebenarnya sudah saya serahkan ke rekan yang memang punya "windows" tapi ada kemungkinan rekan tersebut tidak bisa hadir pada saat acara, otomatis, komputernya juga tidak bisa ikut :(.
Akhirnya saya putuskan untuk mendownload driver - driver windows, walau tidak yakin. Cara pertama adalah mencari tulisan dengan masalah seperti ini. Google menampilkan entry yang banyak, tapi sayangnya banyak juga tulisan yang sama walau berbeda tempat / situs / blog. Bweh, ini yang bikin blog memang cuma bisa copy paste atau semangat berbaginya yang kelewat tinggi.
Dari sekian blog/situs yang sama tersebut (kalau tidak percaya masukin saja kata kunci "Sound V3201TU" di google, dan coba buka setiap link), kesimpulannya satu, mesti upgrade windowsnya. Tapi jangan harap kalau windowsnya tidak original alias bajakan ... :(. Seingatku dulu memang ada yang mesti di update, tapi bukan windowsnya ... Akhirnya nekat, windows bajakan di upgrade .. dan GATOT, alias Gagal Total ... bajakan ... hahahaha.
Akhirnya dengan sedikit putus asa, saya coba menggunakan kata kunci yang berbeda, kali ini saya coba "Connexant V3000", akhirnya dapat link ini (itu pun bukan halaman pertama, hahaha).
Disitu ditulisakan :
Pertama, silahkan update dulu Microsoft Corporation QFE (KB835221) agar support UAA bus driver HD audio. downoad di sini size(12MB)
Dari situsnya HP sendiri ada deskripsi seperti ini :
This is a Microsoft Corporation QFE (KB835221) update to support the UAA bus driver for HD audio. The UAA bus driver is not included on the current Windows XP installation CD. If you reinstall Windows XP, this driver update will be needed, in addition to HD audio driver from the core driver package.
Ahaa ... mungkin ini yang saya butuhkan, download, dan ... Masalah baru ... Yak, os Bajakan selalu bermasalah!!!!!!!!! .... Ada proses pendeteksian dari software tersebut yang mengharuskan pc/laptop compaq yang akan menggunakan software update tersebut haruslah preinstalled os. Bweh ... saya kepikiran gimana kalau file tersebut di ekstrak saja, karena seingat saya, file exe yang berupa installer bisa diekstrak, ini terjadi waktu mo menginstall driver wireless menggunakan ndiswrapper di linux, reboot linux???, ah tunggu dulu siapa tau ada "exe extracter diwindows", harusnya iya ... dan seperti biasa, google adalah pilihan pertama untuk memasukkan kata kunci "exe extract" dan hasilnya ada halaman ini :
http://retnet-nganjuk.blogspot.com/2010/01/cara-meng-extract-file-exe.html
Dari situ dirujuk ke sebuah utility bernama Uniextract, di blog itu ada kok linknya, download dari situ aja ya ...
Setelah itu, file installer update dari HP tadi saya ekstrak, dan terdapat sebuah folder src, yang berisi banyak folder didalamnya antara lain ara, es,fr, us, dll. Oh ini folder installer berdasarkan bahasa, seperti yang saya liat pertama sekali sewaktu install langsung updater tersebut. Saya masuk ke folder us, dan mengeksekusi file updater tersebut, setelah selesai, notification windows langsung menemukan UAA Audio apalah ... dan saya pun memasukkan driver sound dan bunyi .... halah ... ribet abis.
Buat yang dapat masalah yang sama, mudah - mudahan link diatas bisa sedikit membantu, kalau masalahnya tetap tidak terselesaikan, apalagi sampe laptop atau pcnya rusak, bukan tanggung jawab saya ... hahahaha
Selasa, 25 Mei 2010
Selasa, 11 Mei 2010
Cikal bakal slackware 13.1
KDE
Kali ini menggunakan KDE versi 4.4.3, versi stabil *saat ini* terakhir KDE.
Bluetooth
Menggunakan versi 4, yang sebelumnya masih mengunakan versi 3, walau versi 4 sudah ada sejak lama, namun seperti biasa slackware tidak buru - buru *malah cenderung telat* dalam mengggunakan versi terakhir dari setiap aplikasi yang punya 2 versi major, seperti waktu masih tetap pake KDE 3, padahal sudah ada KDE 4, tapi KDE 4nya belum stabil seperti sekarang :D.
Blueman
Sebuah aplikasi front end dari bluetooth library (bluez), GUI lagi ...
Kernel terbaru
Kernel yang digunakan 2.6.33-3, walapun menjadi masalah baru terutama pada driver - driver 3 party, seperti broadcom dan sis, tapi karena komputerku menggunakan intel ... hahaha bodo amat.
Masih banyak lagi yang lain
Silahkan eksplore sendiri kalau penasaran, btw slackware 13.1 pada saat tulisan ini dibuat belum release, saya menggunakan slackware current versi terakhir, yang disitusnya dan ketika membuat installernya sudah disebutkan 13.1, yang penarasan bisa coba slackware current, yang sabaran bisa nunggu release resmi :D.
Jumat, 30 April 2010
Hp ZTE C261 jadi modem di slackware
Sewaktu di kasi hadiah handset smart oleh ICT Center UNM, yang saya perhatikan sekali adalah seberapa uat sinyal smart di telkomas, karena tempat ini merupakan tempat yang saya gunakan untuk akses internet yang paling sering, karena untuk saat ini saya tinggal disitu, hahaha.Setelah melihat sinyalnya yang bagus, saya pun berminat untuk mencoba, tapi tidak ada jalan lain selain membeli handsetnya, ternyata sekalian dengan kartu, beserta bonus - bonusnya. Setelah berhitung, harga yang dibayarkan + koneksi 3 bulan free, sudah hampir sama dengan harga koneksi yang saya gunakan, yang sekarang ini lebih sering memprihatinkan soal sinyalnya ketika berada didalam rumah.
Setelah beli, ternyata tidak langsung mulus, masih ada beberapa yang mesti dilakukan untuk bisa online dengan hp smart tersebut sebagai modem.
Karena masih berkenaan dengan slackware maka saya tulisnya di sini, soalnya capek kalau mesti nulis lagi ... hahahaha ...
tulisan ini diposting menggunakan koneksi dari hp smart tersebut
Rabu, 17 Maret 2010
Wireless Off setelah upgrade ke slackware current
Gara - gara sebagian besar dokumentasi di internet yang menyebutkan masalah wireless yang off setelah upgrade ke kernel 2.6.33, akhirnya saya pun iseng untuk mengupdate kernel 2.6.33 bawaan slackware current ke 2.6.33.1. Soalnya itu versi stable yang terakhir. Karena cuma beda 1 versi, saya cuma butuh patch dari 2.6.33 ke 2.6.33.1, yang besarnya tidak ji besar - besar sekali, sehingga dengan koneksi yang overquota pun masih bisa untuk download patchnya tanpa mesti nunggu sampe kopi habis.
Karena sekalian kompail kernel, saya ganti saja logo pinguin yang setiap boot muncul dengan gambar seperti ini :
.jpg)
Tapi tulisan ini tidak untuk menjelaskan bagaimana merubah gambar pinguin pada booting slackware menjadi seperti itu, ini hanya sebuah pembuktian pada seorang slackers baru ... hehehe.
Yang mau saya ceritakan soal bagaimana wirelessku bisa aktif kembali setelah sempat off sehabis upgrade kernel.
Setelah cukup girang karena X sudah kembali normal *baca tulisan sebelumnya*, saya punya masalah baru : wireless tidak bisa on, dengan pesan RTNETLINK answer : Unknown error 132.
Sempat kepikiran untuk downgrade kernel, karena seingatku kernel terakhir sebelum upgrade sempat "on", dan pas nyoba pake live cd, wireless juga on, sehingga kecil kemungkinan masalahnya ada pada hardware (Padahal sudah dum-dum glet, gappa ka rusak wirelessku ... tena mi jangangnga ...).
Tapi karena di cegat oleh Mas Willy (cocok ji dipanggil mas, ka orang jogja ji ...), akhirnya saya mengurungkan niat untuk downgrade, bisa diliat : disini alasannya.
Akhirnya wirelessku pun aktif kembali ...
Yang Baca : Heh, mana caranya???
Yang Nulis : Ada diatas!
Yang Baca : Tidak ada!!
Yang Nulis : Ada!
Yang Baca : Tidak ada, ku tumbuk ki ini e ... bilang tidak ada, tidak ada.
Yang Nulis : eh, iyo di ... baca mako pale disini, malas ma tulis ulangki ... (:
Karena sekalian kompail kernel, saya ganti saja logo pinguin yang setiap boot muncul dengan gambar seperti ini :
.jpg)
Tapi tulisan ini tidak untuk menjelaskan bagaimana merubah gambar pinguin pada booting slackware menjadi seperti itu, ini hanya sebuah pembuktian pada seorang slackers baru ... hehehe.
Yang mau saya ceritakan soal bagaimana wirelessku bisa aktif kembali setelah sempat off sehabis upgrade kernel.
Setelah cukup girang karena X sudah kembali normal *baca tulisan sebelumnya*, saya punya masalah baru : wireless tidak bisa on, dengan pesan RTNETLINK answer : Unknown error 132.
Sempat kepikiran untuk downgrade kernel, karena seingatku kernel terakhir sebelum upgrade sempat "on", dan pas nyoba pake live cd, wireless juga on, sehingga kecil kemungkinan masalahnya ada pada hardware (Padahal sudah dum-dum glet, gappa ka rusak wirelessku ... tena mi jangangnga ...).
Tapi karena di cegat oleh Mas Willy (cocok ji dipanggil mas, ka orang jogja ji ...), akhirnya saya mengurungkan niat untuk downgrade, bisa diliat : disini alasannya.
Akhirnya wirelessku pun aktif kembali ...
Yang Baca : Heh, mana caranya???
Yang Nulis : Ada diatas!
Yang Baca : Tidak ada!!
Yang Nulis : Ada!
Yang Baca : Tidak ada, ku tumbuk ki ini e ... bilang tidak ada, tidak ada.
Yang Nulis : eh, iyo di ... baca mako pale disini, malas ma tulis ulangki ... (:
Slackware Current
Iseng - iseng akhirnya ketagihan maen dengan slackware current. Slackware current adalah ... *halah cari saja sendiri, banyak ji itu penjelasannya, apa perlu saya google kan?.
Setelah maen - maen cukup lama, baru kali ini saya mendapatkan masalah yang menurutku cukup unik, dan layak dijadikan bahan tulisan di blog, ya ... minimal tambah - tambah postingan, soalnya sudah lama tidak update, hehehehe :D.
Karena link , pas - pasan, kadang - kadang kurang, seringkali saya numpang update slackware current via servernya orang, hehehe, sampe akhirnya terdapat update besar - besaran, termasuk X.
Karena cukup besar, dan saya sudah kehabisan quota, maka, seperti biasa : numpang. Meremote server, buat sesi screen dan eksekusi script buat mengupdate paket slackware current.
Paket - paket terakhir belum sempat dipanen, tau - tau Mas Willy posting di plurk kalau Xnya bermasalah setelah update slack current. Postingannya ada disini
Tapi karena tergoda paket - paket baru, akhirnya saya update, dengan paket - paket x/, dan seperti yang terjadi pada Mas Willy, Xku juga rusak. Akhirnya downgrade juga hahaha.
Setelah beberapa hari, update paket current ada lagi, kali ini yang menarik perhatian adalah paket mesa. Mesa termasuk paket di X. Sempat sih bertanya ke willy tentang paket tersebut, ternyata beliau belum berani buat nyoba. Tapi karena saya iseng akhirnya saya nekat saja. Dan ... X normal lagi .... hehehe
Segera saja saya posting di plurk, dan langsung di tanggapin sama Mas Willy, nyoba juga dan sukses. Akhirnya ramelah postingan soal X yang normal kembali pada paket current. Bahkan Mas Willy menulis spesial soal ini di blognya
Setelah masalah x selesai, saya baru nyadar kalau wireless ku macet. Setelah browsing - browsing ndak jelas, akhirnya ketemu dan masalah terpecahkan, hal ini saya buatkan postingan terpisah, biar postingannya dikira banyak hahaha.
Ternyata masih ada yang aneh lagi, Synaptics. Seperti wireless, saya juga buatkan postingan yang terpisah ... hehehe
Segitu aja deh, nanti dilanjut kalau sempat, nanti keinginan buat nulis tentang wireless sama synaptics keburu ilang ...
Minggu, 21 Februari 2010
Masalah sound slackware di axioo
Beberapa waktu yang lalu, seorang mualaf slackware mencoba untuk menginstall slackware di laptopnya, waktu itu dicoba slackware 13, tapi belum nginstall sudah macet. Tapi karena pengen make linux, akhirnya mencoba sembarang distro. Kalau tidak salah waktu itu Sabily. Hanya saja, setelah selesai terinstall, soundnya bermasalah.
Setelah mencoba coba beberapa distro, akhirnya open suse bersuara di axioo tersebut, aneh. Namun yang paling aneh sebelumnya adalah, speaker di laptop tidak ada suara, tapi kalau pasang headset, suaranya ada, aneh.
Si "mualaf" berusaha lagi, mencoba menginstall slackware versi current. Sama seperti kasus sebelumnya, speaker bisu. Belum lagi display yang menggunakan chipset SIS. Namun bisa diatasi berkat tulisan dari Nhie, tampilannya pun tampil lebih baik.
Akhirnya iseng - iseng ngecek mixer, Dibagian Setting, Configure Channel ada Option Speaker, pas dicentang, muncul di bagian mixer dalam kondisi mute, begitu di lepaskan mutenya, slackwarenya pun sudah bisa berisik. :D
Si Mualaf itu Bernama Haeril si teaholic, yang suka ngopi hahaha
Setelah mencoba coba beberapa distro, akhirnya open suse bersuara di axioo tersebut, aneh. Namun yang paling aneh sebelumnya adalah, speaker di laptop tidak ada suara, tapi kalau pasang headset, suaranya ada, aneh.
Si "mualaf" berusaha lagi, mencoba menginstall slackware versi current. Sama seperti kasus sebelumnya, speaker bisu. Belum lagi display yang menggunakan chipset SIS. Namun bisa diatasi berkat tulisan dari Nhie, tampilannya pun tampil lebih baik.
Akhirnya iseng - iseng ngecek mixer, Dibagian Setting, Configure Channel ada Option Speaker, pas dicentang, muncul di bagian mixer dalam kondisi mute, begitu di lepaskan mutenya, slackwarenya pun sudah bisa berisik. :D
Si Mualaf itu Bernama Haeril si teaholic, yang suka ngopi hahaha
Senin, 15 Februari 2010
Bongkar Laptop
Setelah sekian lama bersama saya, semalam (14/02/10) saya membongkar laptop. Hal ini disebabkan karena hujan yang mengguyur sore kemarin, dan karena sesuatu dan lain hal, harus tetap jalan dalam kondisi hujan. Tas saya sudah dibungkus, namun karena kerasnya hujan, tetap saja "kebanjiran".
Setibanya dirumah saya sudah prihatin, setelah sempat lap - lap si laptop, akhirnya saya coba untuk menghidupkannya. Dan On. Saya sudah senang, laptop saya tinggalkan dimeja, selanjutnya saya maen - maen dengan laptopnya ipar, pas mo kembali ke laptopku, saya sudah lihat keanehan, layarnya blank, saya kira karena screen saver, tekan - tekan enter tidak ada reaksi, ... panik mulai mendekat ... mati mi ...
Tekan tombol power, dengan harapan ada reaksi, tapi tetap seperti itu. Akhirnya laptop di matikan paksa (tekan tombol power beberapa detik). Abis itu nyalakan ulang, dan tetap tidak ada reaksi. Layar hitam tidak ada tampilan, sedangkan indicator - indicator di panel tetap nyala, hanya saja tombol seperti capslock tidak merespon.
Beberapa hari sebelumnya saya sempat cerita (walau tidak sepenuhnya yakin) kalau laptop punya mekanisme pendeteksian "basah", dan akan otomatis menonaktifkan komputer. Sebenarnya ini ceritanya Amad, yang waktu itu macnya basah, saya cuma copy paste saja, dan menurut logikaku memang harusnya seperti itu, tapi tetap saja saya "Panik".
Keputusan untuk bongkar laptop, supaya bisa dikeringkan (minimal di angin - angin, atau dilap) akhirnya saya buat. Tapi saya selalu kepikiran, kalau dulu setiap kali membongkar barang - barang dengan sekrup yang banyak seperti laptop, radio, dll, biasanya saya dapat bonus, sekrup lebih, yang artinya ada yang tidak kepasang sekrupnya ... doh. Terakhir kali saya bongkar laptop, itupun yang memang sudah rusak, saya juga kelebihan sekrup.
Saya coba membongkar, namun dengan hati - hati, akhirnya bisa, laptop kembali hidup, dan saya tidak kelebihan sekrup.
Ada beberapa catatan yang ingin saya sampaikan terutama buat yang baru bongkar laptop seperti saya ini :
Buatkan bagan/gambar lokasi dari sekrup, card, dll
Sempat kepikiran untuk mencari penuntun bongkar pasang type laptop yang saya gunakan, tapi saya terlanjur panik. yang kepikiran cuma, saya meletakkan sekrup seperti posisi dari sekrup itu di laptop. Dengan cara ini saya bisa menentukan di posisi mana sekrup yang tidak terpasang, misalnya yang terpasang dibawah harddisk.
Tidak menarik paksa
Sewaktu membongkar, saya usahakan untuk tidak menarik paksa, setiap komponen yang saya buka, karena logika saya, bagian - bagian laptop ini harusnya bisa dipasang dengan mudah, hanya perlu mengetahui, bagian mana yang belum lepas. Setiap kali ada yang tertahan, saya usahakan untuk mencari apa yang menyebabkannya tertahan, termasuk, kabel (dan ini penting, kalau putus, wassalam), atau masih adakah sekrup yang belum saya buka, pengait dari body, dll. Akhirnya semua bisa dilepas, dan tidak ada yang patah maupun putus.
Hal yang sama saya lakukan sewaktu memasangnya,hehehe. Tidak terhitung malam tadi berapa kali saya terpaksa bongkar pasang laptop, sampe semua sudah seperti kondisi sebelumnya, kecuali beberapa stiker garansi yang ekspired yang terpaksa disobek.
Setelah diangin - angin sebentar, akhirnya laptop kembali hidup.
*tidak sempat ambil gambar waktu laptop kebongkar, sudah terlanjur panik, walau sempat kepikiran untuk ngambil gambar*
Setibanya dirumah saya sudah prihatin, setelah sempat lap - lap si laptop, akhirnya saya coba untuk menghidupkannya. Dan On. Saya sudah senang, laptop saya tinggalkan dimeja, selanjutnya saya maen - maen dengan laptopnya ipar, pas mo kembali ke laptopku, saya sudah lihat keanehan, layarnya blank, saya kira karena screen saver, tekan - tekan enter tidak ada reaksi, ... panik mulai mendekat ... mati mi ...
Tekan tombol power, dengan harapan ada reaksi, tapi tetap seperti itu. Akhirnya laptop di matikan paksa (tekan tombol power beberapa detik). Abis itu nyalakan ulang, dan tetap tidak ada reaksi. Layar hitam tidak ada tampilan, sedangkan indicator - indicator di panel tetap nyala, hanya saja tombol seperti capslock tidak merespon.
Beberapa hari sebelumnya saya sempat cerita (walau tidak sepenuhnya yakin) kalau laptop punya mekanisme pendeteksian "basah", dan akan otomatis menonaktifkan komputer. Sebenarnya ini ceritanya Amad, yang waktu itu macnya basah, saya cuma copy paste saja, dan menurut logikaku memang harusnya seperti itu, tapi tetap saja saya "Panik".
Keputusan untuk bongkar laptop, supaya bisa dikeringkan (minimal di angin - angin, atau dilap) akhirnya saya buat. Tapi saya selalu kepikiran, kalau dulu setiap kali membongkar barang - barang dengan sekrup yang banyak seperti laptop, radio, dll, biasanya saya dapat bonus, sekrup lebih, yang artinya ada yang tidak kepasang sekrupnya ... doh. Terakhir kali saya bongkar laptop, itupun yang memang sudah rusak, saya juga kelebihan sekrup.
Saya coba membongkar, namun dengan hati - hati, akhirnya bisa, laptop kembali hidup, dan saya tidak kelebihan sekrup.
Ada beberapa catatan yang ingin saya sampaikan terutama buat yang baru bongkar laptop seperti saya ini :
Buatkan bagan/gambar lokasi dari sekrup, card, dll
Sempat kepikiran untuk mencari penuntun bongkar pasang type laptop yang saya gunakan, tapi saya terlanjur panik. yang kepikiran cuma, saya meletakkan sekrup seperti posisi dari sekrup itu di laptop. Dengan cara ini saya bisa menentukan di posisi mana sekrup yang tidak terpasang, misalnya yang terpasang dibawah harddisk.
Tidak menarik paksa
Sewaktu membongkar, saya usahakan untuk tidak menarik paksa, setiap komponen yang saya buka, karena logika saya, bagian - bagian laptop ini harusnya bisa dipasang dengan mudah, hanya perlu mengetahui, bagian mana yang belum lepas. Setiap kali ada yang tertahan, saya usahakan untuk mencari apa yang menyebabkannya tertahan, termasuk, kabel (dan ini penting, kalau putus, wassalam), atau masih adakah sekrup yang belum saya buka, pengait dari body, dll. Akhirnya semua bisa dilepas, dan tidak ada yang patah maupun putus.
Hal yang sama saya lakukan sewaktu memasangnya,hehehe. Tidak terhitung malam tadi berapa kali saya terpaksa bongkar pasang laptop, sampe semua sudah seperti kondisi sebelumnya, kecuali beberapa stiker garansi yang ekspired yang terpaksa disobek.
Setelah diangin - angin sebentar, akhirnya laptop kembali hidup.
*tidak sempat ambil gambar waktu laptop kebongkar, sudah terlanjur panik, walau sempat kepikiran untuk ngambil gambar*
Langganan:
Postingan (Atom)